Angan-angan koe
untuk negeriku yang sangat kucinta4. Manusia Modern & Kebenaran
Sumber utama dalam konflik yang terjadi antara umat manusia adalah masing-masing pihak bertahan pada kebenaran yang dipegang oleh masing-masing pihak.Permasalahan muncul ketika apa yang dianggap benar ternyata tidak memiliki landasan yang sama dan masing-masing pihak bersikukuh bahwa dirinyalah yang paling benar
Sebetulnya ada tiga landasan utama tentang kebenaran.
- Kebenaran berdasarkan keyakinan (Keimanan)
- Kebenaran berdasarkan daya rasio (Pemikiran Rasional ie. sebab akibat)
- Kebenaran berdasarkan data dan fakta.
Kebenaran berdasarkan keyakinan
Kebenaran berdasarkan keyakinan adalah kebenaran yang paling dominan dipegang teguh oleh umat manusia. Dan pada awalnya kebenaran ini sangat sulit dibuktikan namun dipegang teguh secara turun temurun. banyak bentuk-bentuk sanksi yang diberikan pada pihak-pihak yang menlanggar kebenaran yang dibangun berdasarkan keyakinan. Sebagai mitsal, ketika begitu yakinnya umat manusia bahwa dunia ini layaknya sebuah meja, maka pandangan lain yang dianggap menyimpang dari hal ini adalah salah. Dengan pandangan seperti ini maka hingga saat inipun kita masih mengenal istilah “Ujung Dunia” Tentu saja ujung dunia tidak pernah ada karena dunia ini sebenarnya bulat.
Kebenaran berdasarkan daya rasio
Daya rasio adalah hal yang juga digunakan sejak dulukala meskipun dengan porsi yang sangat kecil. Daya rasio sering dikalahkan oleh keyakinan karena tidak memiliki alat pembuktian yang cukup. Manusia bisa bilang bahwa dunia itu bulat, sebab gerhana bulan adalah cahaya matahari yang tertutup oleh bumi dan disana nampak bahwa bentuknya bulat. Namun karena tidak punya alat bukti yang lebih baik maka asumsi bahwa dunia itu datar tetap menjadi pegangan utama.
Kebenaran berdasarkan data dan fakta
Data dan fakta adalah kebenaran yang paling akhir dikembangkan oleh umat manusia sehingga mendapat porsi pailing besar dalam sejarah peradapan manusia. Bumi diyakini bulat setelah manusia bisa membuktikan bahwa berjalan ke arah barat akan kembali ketitik awal dari arah timur. Dan hal ini telah dibuktikan melalui perjalanan laut Christopher Columbus.
Christopher Columbus (30 Oktober 1451 – 20 Mei 1506) adalah seorang penjelajah dan pedagang yang menyeberangi Samudra Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492 di bawah bendera Castilian Spanyol. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat. http://id.wikipedia.org/wiki/Christopher_Columbus
Pembuktian berdasarkan data dan fakta inilah yang bisa meruntuhkan kebenaran berdasarkan keyakinan
Tidak Mudah Menghilangkan Keyakinan
Menyadari bahwa menghilangkan sesuatu yang telah diyakini kebenarannya adalah hal yang tidak mudah. Maka dunia barat selepas tahun 1500 an hanya berpegang pada dua kebenaran dalam dunia pendidikannya. Seperti juga yang kita alami dibangku sekolah, seseorang dinyatakan lulus sebagai sarjana jika mahasiswa tersebut telah melakukan ujian skripsi yang sebenarnya adalah melakukan kajian ilmiah, yakni membuat suatu hipotesa yang kemudian data dan fakta (berdasarkan fenomena) menguji kebenaran hipotesa tersebut. Disini kebenaran berdasarkan keyakinan tidak di sertakan didalam pembuatan suatu disertasi
Kebenaran yang tidak terbantahkan adalah kebenaran yang mampu memenuhi ketiga landasan kebenaran tersebut, maka inilah sebenarnya kebenaran yang hakiki.
No comments yet »
Your comment
HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>