inicio mail me! sindicaci;ón

Angan-angan koe

untuk negeriku yang sangat kucinta

3. Manusia Modern & Agama

3. Manusia Modern & Agama

Kita akan mulai dari nabi Ibrahim yang diperkirakan lahir sekitar 2000 SM. Kita mulai dari sini mengingat Ibrahim yang tadinya bernama Abram diganti oleh Tuhan menjadi Abraham yang berarti “Father of Manyhttp://www.fsmitha.com/com/m-ur.html 

“The question remains for some whether the Hebrews were the original people on this earth or whether they derived genetically from those Homo sapiens believed to have been in Africa some 130,000 years ago – the latter suggesting that like others the Hebrews passed through a period of primitive hunting and gathering and the animism common to hunter-gatherers, including the belief that the world worked through the magic of many gods.”

Dalam pemikiran saya sebenarnya bagi manusia modern atau homo sapiensis, dari nabi Adam dan Hawa yang turun kem bumi karena hawa terbujuk oleh iblis untuk makan buah terlarang sehingga memperoleh upah yakni dosa. Dan karena manusia sesudah Adam memiliki dosa turunan maka upahnya adalah mati, ya manusia bisa mati dan ini berbeda dengan kehidupan di alam sebelumnya dimana tidak dikenal kematian. Oleh karenanya agama samawi sangat merindukan untuk beroleh kembali hidup yang kekal setelah kematian.

Silsilah dari Adam hingga Daud
Kejadian – Air bah Adam Set Enos Kenan Mahalaleel Yared Henokh Metusalah Lamekh Nuh Sem
Tetua Israel Arpakhsad Selah Eber Peleg Rehu Serug Nahor Terah Abraham Ishak Yakub
Suku Raja Daud Yehuda Peres Hezron Ram Aminadab Nahason Salmon Boas Obed Isai Daud

Dari silsilah diatas tampak bahwa pada era nabi Nuh yang saya belum tahu periodenya, terjadi air bah yang sangat dahsyat (mungkin pada periode berakhirnya jaman es) . Hal ini membenamkan dunia dan meninggalkan  berpasang-pasang binatang yang terselamatkan di perahu nabi Nuh. Kalau ini benar maka disinilah proses pemusnahan terhadap manusia dan binatang purba yang sebelumnya menghuni dunia ini :-)  

Baiklah, saya pikir lebih baik kita bahas bagaimana agama di Timur tengah ini bisa menjadi agama dunia. Saya yakin bahwa Homo Hebilis yang ada di Asia Tenggara juga berevolusi menjadi Homo Sapiens dan juga berupaya mengenali sang penciptanya, hanya saja alam di Asia Tenggara yang merupakan pertemuan beberapa lempeng menjadikan alam kita tidak cukup ramah untuk hitungan jutaan tahun.

Akan banyak sekali gunung meletus dan juga Gempa dahsyat yang menimbulkan Tsunami yang menyapu habis seperti contoh Tsunami 26 Desember 2004 yang lalu atau meletusnya gunung krakatau pada  bulan Agustus 1883, tentunya dalam hitungan jutaan tahun lebih banyak lagi peristiwa alam yang terjadi di negeri kita.

Dan memang ada situs-situs seperti candi Dieng atau candi Borobudur yang kira-kira dibangun sekitar waktu antara  Nabi Isa (Yesus)  Tahun 0 dan Nabi Muhammad SAW sekitar tahun 600 an

 ”Father of Many

Menurut tradisi Yahudi, Abraham adalah orang pertama dari masa pasca-air bah yang menolak penyembahan berhala melalui analisis yang rasional (Sem dan Eber melanjutkan tradisi dari Nuh), dan karena itu ia secara simbolis muncul sebagai tokoh fundamental untuk agama monoteistik. Dalam pengertian ini, agama Abrahamik dapat disebut secara sederhana sebagai agama monoteistiktetapi tidak semua agama monoteistik tergolong agama Abrahamik. Dalam Islam ia dianggap sebagai pemeluk monoteis yang pertama di dunia, ketika monoteisme telah lenyap (Abraham adalah nabi yang berada dalam rangkaian nabi-nabi, mulai dari Adam) dan karenanya sering dirujuk sebagai Ibrahim al-Hanif atau Abraham sang Monoteis.

Dalam konsep agama samawi ini, hubungan manusia dengan penciptanya sangat buruk setelah hawa terbujuk memakan buah terlarang. Hubungan secara langsung dengan sang pencipta terputus.  Cara yang dapat ditempuh untuk mengadakkan komunikasi vertikal adalah dengan persembahan berupa nyawa hewan. Dengan cara ini maka komunikasi terbuka. Jika kita perhatikan silsilah diatas, setelah Nabi Ibrahim adalah nabi Ishak dan nabi Ismail tidak dituliskan disini. Tapi baiklah nanti akan dibahas sendiri tentang nabi Ismail.

Nabi Ishak ini yang kemudian turun temurun dan diklaim sebagai bangsa pilihan yakni bani israel (yahudi) sebagai bangsa pilihan yang memegang hubungan langsung dengan Sang Perncipta. Bangsa lainnya adalah kaum kafir yang tidak mempunyai hak apapun untuk berhubungan dengan sang pencipta. Dan memang pada era itu banyak wilayah sebenarnya masih penganut animisme atau mengenal banyak dewa-dewi.

Hal ini berakhir sampai turunnya nabi Isa (Yesus Kristus), nabi Isa ini tidak memiliki ayah yang dilahirkan oleh Maria. Sebagaimana kita ketahui bahwa turunan siapa menjadi hal yang sangat penting dalam masyarakat kala itu, maka dengan kehadiran nabi Isa tentu ini merupakan titik awal bagaimana agama samawi dikenal luas oleh masyarakat di luar yahudi. Nabi Isa diyakini sebagai penebus dosa umat manusia, artinya melalui pengorbanan nyawanya di kayu salib, hubungan manusia dengan penciptanya tidak lagi memerlukan persembahan darah hewan. Komunikasi dengan Sang Perncipta dapat dilakukan secara langsung. Kehadiran nabi Isa ini ditandai dengan tahun 0 Masehi. Sejak kelahiran nabi Isa inilah kita menggunakan penanggalan yang sekarang kita gunakan.

Sayang sekali, bahwa monotheis yang dibawa dari nabi Ibrahim tidak dapat begitu saja diintepretasikan oleh masyarakat luas diluar kaum Yahudi. Sebagaimana kita ketahui bahwa banyak wilayah masih mengenal banyak dewa dewi, apakah itu di Mesir, India, Jepang, China, dan banyak lagi bahkan sebagian besar masih animisme maka jumlah Tuhan juga menjadi permasalah besar kala itu. Ada yang mengatakan satu, tiga, tujuh, sembilan dan benar-benar di interprestasikan berdasarkan keyakinan masing-masing pihak.

Kehadiran nabi Isa bersama 12 muridnya diikuti oleh munculnya ahli-ahli dibidang keagamaan. Ini menandakan bahwa ada yang masih harus di selesaikan pasca kehadiran sang ‘penebus dosa’

Tahun 0 sampai tahun 1500 kita sebut sebagai “The Dark Age” atau tahun kegelapan. Betapa tidak, ahli agama yang begitu dekat dengan kekuasaan, saat itu memanfaatkan kekuasaannya untuk mengekang pemikiran-pemikiran yang dianggap menyimpang dan membahayakan hubungan antara manusia dengan Sang penciptanya.

Nabi Ismail
Meskipun tidak ada dalam silsilah diatas, sebenarnya ketika nabi Ibrahim menantikan anak yang dijanjikan yakni Ishak, nabi Ibrahim seijin istrinya menikahi Siti Hajar dan melahirkan seorang anak bernama Ismail. Siti Hajar adalah keturunan Arab sehingga Ismail tentu saja memiliki darah campuran. Disini sebenarnya agama samawi juga menjadi agama diluar garis keturunan yahudi. Puncak dari keturunan Ismail ini adalah hadirnya nabi Muhammad SAW pada tahun 570 sampai 630.

Nabi inilah yang membuat garis tegas tentang ke Esaan Tuhan yang disebut Allah. Tiada Tuhan selain Allah dan dengan tegas dinyatakan Nabi Muhammad rasul Allah. Ajaran nabi Muhammad juga menganjurkan untuk tetap beriman kepada kitab-kitab sebelumnya yakni Zabur, Taurat dan Injil.

Kehadiran Nabi Muhammad tidak diikuti oleh ahli agama namun justru diikuti dengan kebebasan berpikir sehingga menghadirkan banyak ahli dibidang pengetahuan umum. Sebagi misal adalah

AL-KARISMI c.778 – c.850 Arab Mathematician, AL-KINDI c.789 – c.873 Arab Naturalist, AL-BATTANI`c.855 – 929`Arab Astronomer, AL-RASI c.864 – 930 Arab Physician, AL-HASSAN 965 – 1039 Arab Optician  dan banyak lagi. Pembebasan kekangan dari pemikiran yang salah adalah kunci bagaimana umat manusia dapat mengeksplorasi alam dengan lebih baik.

Universitas pertama di dunia dikenal sebagai Al Ashar di Mesir, namun dibalik ini semua timbul kecemasan bila manusia justru menuhankan ilmu pengetahuan selain Allah. Maka manusia kembali menggali agama untuk mengekang kembali berkembangnya ilmu pengetahuan. AL-GHAZALI 1058 – 1111 Arab Reformer, IBN AL-ARABI c.1169 – 1240 Moslem Mystic  Semua ini akhirnya menyurutkan ilmu pengetahuan di arab hingga saat ini tidak ada lagi ilmuwan Arab yang punya pemikiran maju.

Martin Luther

Dari tahun 0 hingga tahun 1500, dunia barat sama sekali tidak memiliki ilmuwan yang handal (“The Dark Age”). Ada ROGER BACON c.1214 – c.1292 English Philosopher   dan MARCO POLO 1254 – 1324 Italian Traveller mungkin ini yang menonjol. Namun ketika Martin Luther 1483 – 1546 German Reformer sebagai yang kita kenal sebagai bapak pendiri agama Kristen Protestan, pembebasan terhadap pemikiran manusia baratpun berkembang dengan sangat pesat.

Pembebasan pikiran inilah yang menurut saya membuat dunia barat berkembang dengan pesat dalam periode 500 tahun terakhir ini. Johannes Kepler 1571 – 1630 German Astronomer, Sir Isaac Newton 1642 – 1727 English Scientist, James Watt 1736 – 1819 Scottish Engineer, Thomas Alva Edison 1847 – 1931 American Inventor, Adam Smith 1723 – 1790 Scottish Economist  adlah ilmuwan-ilmuwan yang berkembang dengan bebas setelah tahun 1500 an. Dan yang paling ekstrim sekalipun bisa hadir setelah tahun 1.500 an seperti Charles Darwin 1809 – 1882 English Naturalist, Karl Heinrich Marx 1818 – 1883 German Philosopher , atau yang malah menganggap tuhan tidak ada seperti V. N. Lenin 1870 – 1924 Statesman of the USSR dan Joseph Stalin 1879 – 1953 Statesman USSR  yang menjadikan Rusia negara Komunis dan melarang Agama :-(

 

 

 

& Komentar »

  esther wrote @ Juni 6th, 2008 at 13:31

Rahmad, ini baru tentang satu hal lho… yaitu agama yg berkembang dari Timur Tengah. Memang menarik mengetahui sejarah, budaya, hingga lahirnya agama2 yang ada di dunia. Saya sedang membaca ttg Buddism, Hinduism dan Taoism. HIpotesis saya, Tuhan mengutus Abraham/Ibrahim di Timteng, sang Budha di India dsk. , Tao di daratan Cina (?), karena semua pada dasarnya sama, mengajari tentang kemanusiaan. Hanya saja ada beberapa perbedaan persepsi dan keyakinan ttg kehidupan setelah mati dan cara menyembah sang pencipta; yang menurut saya adalah pengaruh dari kultur setempat.

  RM wrote @ Juni 6th, 2008 at 16:15

Memang saya baru tuliskan agama samawi, yakni agama yang percaya adanya kehidupan setelah kematian (sorga). Sedangkan agama lain umumnya tidak mengenal kehidupan sesudah kematian. Mereka memang percaya adanya reinkarnasi dan umumnya yang diminta adalah kenyamanan saat hidup di dunia ini dan tatanan kehidupan dalam suatu masyarakat.

  Pang wrote @ Agustus 13th, 2009 at 23:34

Anak yang dijanjikan Allah kepada Abraham adalah Ismail, karena Nabi yang terakhir untuk umat keseluruhan / untuk semua manusia adalah Muhammad dari garis keturunan Isma’il.
Ismail adalah sebagai anak korban yg digantikan sama Allah dengan kambing, hingga diperingati sebagai i’dul qurban.

Nabi Muhammad inilah yang membuat garis tegas tentang ke Esaan Tuhan yang disebut Allah. Tiada Tuhan selain Allah dan dengan tegas dinyatakan Nabi Muhammad rasul Allah.

Esa ya satu tak terbagi !

( Sedangkan nabi Isa as atau Yesus adalah sbg nabi terakhir untuk bangsa israel dari keturunan n ishak, yang hanya diutus oleh Allah untuk melunakkan bangsa israel / yahudi, bukan untuk semua umat )

  aan wrote @ Agustus 19th, 2009 at 15:28

Lihat sejarah yg terpapar disini jelas terdapat perbedaan dan kesamaaan. Salah satu mengakui manusia bisa berhubungan dengan Allah hanya lewat Yesus karena Allah Maha Tinggi tak seorangpun akan sampai padaNYA, lalu yg satunya lagi menegaskan bahwa hanya Muhammad SAW adalah utusan terakhir yg menegaskan bahwa manusia bisa berhubungan langsung dengan Allah, disisi lain status Yesus bukan sebagai nabi tapi sebagai Anak Allah, tetapi ditolak oleh yang lain.
Jadi bila penganut kedua kepercayaan ini sangat fanatik, maka tidak terhindarkan benturan-benturan karena dari sononya, jadi ariflah kita dalam menterjemahkannya.

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>