inicio mail me! sindicaci;ón

Angan-angan koe

untuk negeriku yang sangat kucinta

Ikan Segar

Suatu hari saya kedatangan tamu, para nelayan dari Meulaboh yang menjalani pelatihan di Pelabuhan Ratu. Mereka saya ajak makan ikan bakar di Muara karang, tepatnya disekitar Tempat Pelelangan Ikan.

 

Pak Bustami dari Meulaboh bersama Efan dari Jakarta sedang
pamer Ikan Marlin yang baru didapat

Sesampai disana saya persilahkan untuk memilih ikan yang mereka inginkan untuk dibakar direstoran sekitar TPI tersebut. Namun betapa kaget saya ketika mereka bilang :”Memang jenis ikannya banyak pak, tapi ikan ini kan sudah mati tujuh kali. Pertama di jaring, terus di es, terus di ……… “

Pun demikian saya tetap saja membujuknya untuk memilih ikan yang mungkin nggak ada didaerahnya :-) Memang yang saya alami didaerahnya, Meulaboh,  nelayan cukup berangkat jam 4 pagi kelaut, dan jam 7 pagi mereka sudah merapat ke TPI.

Setelah ikan dipilih dan disajikan lengkap dengan sambel mangga, kecap, pete dan segala uborampenya, mereka menyantapnya dengan sangat lahap. Bahkan bertanya-tanya apa bumbunya.

Saya katakan pada mereka : ” Ya beginilah kondisinya, kalau ikan kurang baik maka si penjual berusaha keras mengolahnya agar jadi enak disantap,. Sementara didaerahmu ikan segar dari hari ini, besok, lusa hanya dimasak gule saja dan disimpan di almari”

 Kamipun terbahak-bahak…….. :-)

Hasil tangkapan Hiu dasar ini ditangkap buat diambil minyaknya. Minyak hiu sangat berkhasiat buat luka bakar dsbnya.

No comments yet »

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>