Sepuluh tahun sudah sejak tahun 1998, dimana masyarakat indonesia dibukakan matanya bahwa ada KKN dinegeri ini yang sangat menyengsarakan rakyat. Kolusi, Korupsi dan Nepotisme adalah tiga kata yang digabungkan jadi satu. Dan memang umumnya rakyat indonesia tak dapat menghindarkan ketiganya.
Apa yang salah dengan anggota DPR yang sudah bergaji demikian bagusnya, masih saja ada indikasi korupsi ?
Mereka bukan hanya korupsi, seperti yang sering saya tuliskan di milis, setiap ada temuan indikasi korupsi selalu saja dibarengi dengan temuan mata uang asing. 33.000 Sin $ ditemukan sebagai hasil kerja di DPR ? Sejak kapan DPR menggaji dengan mata uang asing ?
Sebetulnya ‘keamanan’ yang diminta para koruptor ini dengan mata uang asing. Dengan logika jika mata uang rupiah tiba-tiba terdevaluasi mereka aman. Namun mengertikah mereka bahwa ulah mereka justru membuat seluruh anak bangsa yang harus memikul beban ini ? Seluruh anak bangsa menjadi tidak aman karena ulahnya.
Sebagai ilustrasi : Seorang ibu di pucuk gunung menabung dari hari kehari, dari bulan kebulan, dari tahun-ketahun dengan harapan rupiahnya yang terkumpul bisa ditukarkan dengan mata uang asing guna berangkat haji. Ketika uangnya terkumpul 5.000.000 rupiah dengan kurs 2.500 seharusnya dia sudah menggenggam 2.000 US $ dan cukup untuk naik haji. Tapi dengan kurs 10.000 tempo hari uang itu hanya berharga 500 US $ Sedangkan naik haji butuh 20.000.000 rupiah atau sama dengan 2.000 US $. Apa salah si ibu yang kini sudah jadi nenek-nenek ini terhadap bangsanya ?
Kesalahan justru terjadi pada orang-orang seperti URIP (Jaksa), AMIN (DPR) dan beribu orang-orang gila yang korupsi dan menyimpannya dalam mata uang asing serta beli properti asing yang sebenarnya tidak diperlukan bangsa ini
Merekalah yang memberikan pengaruh tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Kepongahan ini ditambah lagi dengan pandangan yang menggambarkan seolah melemahnya nilai rupiah adalah keuntungan bagi eksportir karena akan memperoleh dolar yang tetap namun memiliki nilai tupiah yang lebih besar oleh karenanya akan memacu eksport. Dan yang dilupakan bahwa melemahnya rupiah adalah pemiskinan terhadap bangsa ini. Pemiskinan itulah yang mengakibatkan banyak pihak menjadi korup disegala bidang.
Salam
RM
Berikut adalah gaji tahun 2005 ? Kurangkah ?



