inicio mail me! sindicaci;ón

Angan-angan koe

untuk negeriku yang sangat kucinta

Archive for Oktober, 2008

November (Ono Sumber)

November (Ono Sumber)

Ya, saya teringat saat begitu dekat dengan alm. eyang (nenek), ibu dari ayah saya yang saya tahu secara diam-diam beliau sangat memperhatikan saya. Melihat tali temali dan ketidak harmonisan hubungan keluarga besar kami, ini memang kejadian yang cukup menggelikan saya. Betapa tidak, sebenarnya ayah saya adalah satu-satunya anak lelaki dan kebetulan saya juga merupakan anak pertama dan lelaki dari putranya tersebut :-)

Dalam banyak hal saya sering membantu nenek, mulai dari ngasih makan bebek dengan bekicot sampai bikin berbagai jajanan seperti kue lapis, naga sari, bikang bahkan manisan blimbing wuluh :-)

Yang masih teringat dalam benak saya, beliau menjelaskan arti nama-nama bulan.

  • Agustus = Ademe koyo di tus, ya pada bulan agustus di kota Malang memang biasanya sangat dinging (bediding)
  • September = Asep-asepe sumber, jadi pada bulan September itu lagi kering-keringnya sumber mata air, hal ini karena musim kering sudah lama berlalu dan segera akan berakir, jadi memang sumber air lagi kering-keringnya.
  • Oktober = yang ini saya agak lupa :-(
  • November = Ono Sumber, ini mulai ditandai turun hujan seperti yang sudah mulai terjadi sehingga sumber air akan mudah didapat.
  • Desember = Gedi-gedine Sumber, sumber air lagi besar-besarnya
  • Januari = Hujan Setiap hari

Dan begitu seterusnya yang karena sudah lebih dari 35 tahun yang lalu disampaikan jadi agak-agak lupa. Ya mungkin ini ‘ilmu gathuk’ nya orang jawa, namun begitulah keadaanya.

Saat ini ketika hampir ono sumber (november), beberapa kali hujan besar sudah mulai turun. Bunga-bunga yang kemarin bermekaran sudah mulai berguguran. Memang tidak seindah musim gugur di Madison dimana daunnya yang berubah warna kemudian rontok meninggalkan dahan-dahannya. Bunga memang mulai berguguran tapi daun malah menjadi lebih hijau karena banyak air. Dan jika bunga pohon rambutan tidak sempat dibuahi menjadi buah maka alamat pohon rambutan hanya akan menghasilkan daun dimusim rambutan sebentar lagi :-)

 

Hilangnya Trust ?

Tulisan saya mengenai Indonesia lebih Kapitalis Dari Amerika mendapat banyak perhatian di berbagai milis. Mulai dari yang memperbandingkan biaya sekolah anak di Indonesia dengan sekolah di Amerika (Public School) yang dilengkapi juga dengan bus Sekolah.

Sebenarnya, bagaimanapun globalisasi ini terjadi, sepanjang suatu negara mempunyai bank sentral yang berdaulat serta menerbitkan mata uangnya sendiri, boleh dikata bahwa bahwa seluruh resiko naik turunnya nilai mata uang ditanggung sesama anak bangsa pengguna mata uang tersebut. Dengan kata lain penggunaan uang rupiah merupakan sistem tertutup yang harus selalu dijaga terhadap inflasi dan devaluasi. Kedua hal ini merupakan indikator kemampuan suatu negara menjaga stabilitas mata uangnya sehingga rakyat mampu saling bertukar barang dan jasa dalam keadilan.

Kelemahan dalam pengelolaan ini berakibat ketidak adilan dalam hal tukar menukar barang dan jasa. Berakibat kecendrungan untuk korupsi juga semakin besar akibat hilangnya ekspektasi bahwa meningkatnya pendidikan, jabatan, pengalaman akan dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan. Sementara meningkatnya pendapatan bulanan (tetap) berupa gaji kenaikannya dimakan inflasi dan devaluasi.

Hal inilah yang sangat disayangkan, karena Indonesia sendiri yang sejak jaman purba dulu lebih banyak mengandalkan ‘trust’ (saling percayaan) dalam membangun kebersamaan yang terekspresikan dalam bentuk ‘gotong royong’ , justru dengan cara kuantitatif menggunakan uang untuk membangun rasa  saling percaya itu malah rusak dan yang muncul malah uang digunakan sebagai alat intimidasi dan peng’kelabuhan’ masal dalam bentuk slogan-slogan kosong yang bernama kampanye.

Kembali kita tengok anak bangsa kita, kurang apa kita menjuarai berbagai olimpiade ilmu pengetahuan ? Kurang apa nenek moyang kita dengan trust mampu membuat Borobudur, mampu membuat kapal Pinisi. mampu menghadirkan ukiran-ukiran dan berbagai bentuk rumah adat yang indah-indah.

Semua bahan bakunya tersedia di negeri ini, maka menjadi sangat aneh jika kita saat ini tidak memiliki kemampuan untuk membangun negeri kita sendiri dengan kayu, pasir, tanah sebagai bahan batu bata dan genting, pasir mengandung kaca, pasir mengandung besi terhampar dihadapan kita. Sumber daya manusia berlimpah, sumber pangan berlimpah hanya karena hilangnya trust tersebut kita tak mampu meninggalkan apa-apa buat anak cucu kita kecuali berbagai beban pembayaran hutang dipundaknya.

Kita lebih suka menegadahkan tangan meminta di jalan raya yang dilanjutkan di jalan-jalan global yang bernama hibah, pinjaman baik lunak maupun keras.

Ayo bangkitlan negeriku.

 

Indonesia lebih kapitalis dari Amerika ?

Indonesia lebih kapitalis dari Amerika ?

Indonesia itu memang lebih demokratis dari mbahnya negara demokrasi (Amerika). Indonesia juga lebih kapitalis dibanding negara super kapitalis Amerika dan Indonesia itu juga lebih liberalis dibanding negara penggagas liberalism :-)

McCain Calon presiden Amerika aja dimasalahkan ketika dia pakai mobil Honda buatan Jepang dan VW  buatan Jerman… konon nggak nasionalis. Indonesia itu punya berbagai BUMN yang ngurusi Kereta Api, Elektronika, Baja, Semen dan lainnya dan sebenarnya secara internal uang (rupiah) hanya alat perantara agar masing-masing pihak menghasilkan barang dan jasa yang terukur dengan baik.

Sebagai gambaran bagaimana uang itu bekerja. Ada uang ditangan saya mereknya rupiah nilainya 100.000. Ketika dalam satu tahun dia berada didalam dompet saya dia tetap hanya 100.000. Sedang jika uang itu berpindah tangan sebanyak 365 kali (sehari sekali) akan diperoleh barang atau jasa sebesar 365 kali 100.000 rupiah. Dan negara tetap pemilik 100.000 uang tersebut karena mereknya rupiah. Kalau saya belikan barang dari luar negeri maka BI lah yang harus bayar karena 100.000 itu harus ditukar jadi mata uang asing.

Dijaman modern seperti saat ini uang diganti dengan catatan di komputernya bank yang disebut dengan  debit card. Tinggal gosok saja yang katanya saya tiap bulan di gaji perusahaan, saya nggak pernah tahu tuh uangnya. Telpon, listrik, HP, TV Cable semua cuma digesek saja. Begitu juga antara BUMN itu cuma tinggal gosok dan biaya importnya diminimalkan sehingga potensi bangsa tergali dan tersalurkan dengan baik dan benar :-)

MRT Kenapa Harus Jepang ?

”Kami belum memutuskan perusahaan mana yang akan dipilih. Perusahaan itu akan membuat desain utama MRT,” kata Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal menjawab pers seusai seminar ”Revitalisasi Perkeretaapian Indonesia” di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Selasa (21/10).

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Dephub Wendy Aritenang. ”Dari tiga perusahaan Jepang, ada satu yang mengalami persoalan internal di Jepang, yaitu PCI (Pacific Consultants International). Jadi, pilihan tinggal dua, antara Katahira & Engineerings International atau Nippon Koei Co.Ltd,” kata Wendy. (KOMPAS)

 

Kita ini seperti bangsa yang tidak mengenali negeri kita sendiri. Hanya untuk mengoptimalkan kereta api atau angkutan masa kita harus panggil dan bayar orang Jepang. Sebarapa bodohkah insinyur-insinyur kita ?

Berkali saya tuliskan bahwa hentikan seluruh kereta luar kota sampai Bekasi. Rel dalam kota didedikasikan untuk angkutan dalam kota dan itu saja panjangnya sudah 200 km lari. Cepat perbaiki setasiunnya yang modern jangan biarkan stasiun peninggalan Belanda seperti di Palmerah tetap teronggok disana, geser ke tempat yang lebih strategis. Perbaharui semua gerbong-gerbongnya dan ber AC, Optimalkan kinerja anak bangsa yang di KS, Yang di INKA, yang di PT. KAI yang di LEN, yang di Semen Gresik untuk mempersiapkan segala keperluan ini. Ini semua hanyalah masalah tukar-menukar barang dan jasa secara internal.

Kurangi keharusan berhutang dan membayar cicilan hutang yang akan jadi beban anak cucu kita nantinya. Untuk membangun sepenggal MRT ini hutang :

“Proyek MRT Lebak Bulus-Dukuh Atas sepanjang 14,3 kilometer dijadwalkan mulai dikerjakan tahun 2009. Proyek ini dibiayai melalui pinjaman Jakarta Bank for International Cooperation (JBIC) sebesar 96,082 miliar yen dengan kurs Rp 80 per yen atau setara dengan Rp 7,68 triliun.”

Dan sebagian kembali ke Jepang mulai dari konsultannya sampai nanti peralatan-peralatan setasiun dan kereta apinya. Ini hanyalah mesin pencari uang di negeri kita bagi Jepang. Ini yang nanggung bukan hanya penduduk Jakarta pengguna MRT tersebut (meski ini sangat dekat dengan rumah saya) namun seluruh anak negeri yang rupiahnya akan selalu terdevaluasi sekalipun eksportnya mungkin sudah sepuluh kali dari yang diimport anak cucu kita nantinya. Kita terlalu besar di biaya uang dan salah konsep membangun.

Baca juga Belajar Ke Negeri China ; http://rachmad.kuyasipil.net/?p=11

Perlukah Indonesia Ikut Resesi ?

A recession is a contraction phase of the business cycle. The U.S. based National Bureau of Economic Research (NBER) defines a recession more broadly as “a significant decline in economic activity spread across the economy, lasting more than a few months, normally visible in real GDP, real income, employment, industrial production, and wholesale-retail sales.”[1] A sustained recession may become a depression. (wiki)

Ya resesi adalah suatu siklus usaha yang berbentuk penurunan ekonomi yang juga akan berakibat turunnya PDB, Pendapatan Riel, Pengagguran, Penurunan Pedagang Eceran, Penurunan Kapasitas Pabrik yang akhirnya menjadi suatu depresi. Depresi adalah suatu kondisi kemuraman dan inilah bagian yang paling di kuatirkan.

Menjadi pertanyaan bagi kita, apakah Indonesia juga akan ikut mengalami resesi ?

Seharusnya Indonesia tidak perlu ikutan resesi, Indonesia justru bisa tetap menjadi pasar potensial bagi dunia yang mengalami kemunduran ekonomi. Yang perlu kita perhatikan bahwa resesi sebenarnya adalah suatu kondisi dimana produksi sulit mendapatkan nilainya karena beberapa hal seperti nilai uang yang kacau, masyarakat yang sudah jenuh dengan suatu produk karena tidak ada lagi inovasi baru sementara masyarakat sudah cukup nyaman dengan apa yang dimilikinya sehingga pasar menjadi seret dan proses tukar-menukar barang dan jasa jadi kacau.

Indonesia masih sangat jauh dari kondisi ini, indonesia masih butuh banyak pertumbuhan dan Indonesia juga masih banyak membutuhkan produk-produk import untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya. Selain itu, Indonesia juga pengeksport bahan baku dan energi dunia yang akan tetap dibutuhkan luar negeri. Memang ada sedikit kendala di produk eksport manufacture, tapi itu dengan mudah dialihkan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri sementara waktu.

Kita justru bisa terjebak dalam depresi tanpa melalui fase  resesi jika kesadaran untuk tetap memperlancar proses tukar-menukar barang dan jasa dalam negeri ikut diperparah dengan kebijakkan keuangan yang salah konsep. Menaikkan suku bunga misalnya, jelas membuat proses pinjaman dalam negeri menjadi sulit dan orang cendrung menyimpan saja uangnya akibatnya proses inovasi dan perbaikan-perbaikan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih sangat jauh tertinggalpun akan ikut tersendat. Dan hal ini tidak kita inginkan karena akan diikuti pengangguran yang akhirnya kita mengalami depresi tanpa resesi :-(

Kembali kekata kunci adalah seberapa mandirikah Kita ? Jika negeri ini dibangun dengan hutang dan yang kita hutangi bermasalah, maka adalah konsekwensi yang logis jika kita ikut menderita karena orang yang kita hutangi sedang menderita atau punya masalah :-)

 


 

Pecel Madiun BSD (Bintaro Sanaan Dikit)

Pecel di Bumi Serpong Damai ini memang menjadi ramai semenjak dimuat wartawan Kompas yang juga Kuya Sipil (Arbain Rambey) yang sebentar lagi akan pameran Fotografi :-)   Beberapa kali saya kesana gagal terlalu pagi atau sudah habis dan baru minggu lalu berkesempatan mencicipinya.

Perjalanan dimualai dari santai sebentar di Bintaro Junction Sektor 9 Bintaro dan langsung masuk tol menuju Bumi Serpong Damai.

Karena yang bawa mobil istri saya, jadi ada sedikit kesalahan waktu mau masuk tol BSD dari Bintaro Sektor 9, seharusnya bisa langsung dan nggak perlu bayar dua kali ke Sektor 3 dulu terus masuk lagi :-)

 

Pecel Bintaro Sana Dikit

Widget powered by EveryTrail: GPS Geotagging


 

Indonesia Banyak Diperhitungkan

Dengan membaca berita-berita berbahasa asli suatu daerah seperti Hindi atau Vietnam, ternyata saya menjumpai banyak sekali kata Indonesia. Indonesia selalu dijadikan acuan baik soal Teknologi maupun keuangan. Sayangnya Indonesia ini memang ‘low profile’, benar-benar nyantai dan kurang geregetnya.

Sebagai contoh :

Juga menurut Jakarta, Amerika Utara merupakan pasar tradisional dari bisnis perangkat lunak selatan, tetapi emerge Jepang adalah pasar terbesar dan pertumbuhan tertinggi dari Vietnam, yang menarik, banyak usaha yang ada di Utara untuk berpartisipasi . Bên cạnh đó, cơ hội thâm nhập thị trường châu Âu đang mở ra cho những năm tới, với sự khuyến khích và hỗ trợ đến từ chính sách của các nước Bắc Âu. Selain itu, kesempatan untuk menembus pasar Eropa yang terbuka untuk tahun depan, dengan dorongan dan dukungan dari kebijakan dari negara-negara Nordik.

 Pelajari: Outsourcing Indonesia, Asosiasi, Asosiasi Perusahaan Software Vietnam, Departemen Komunikasi dan Informasi, untuk ekspor, pameran internasional, ekspor air, dalam kerangka, bagian ekspor, konten, Majelis lokakarya, pasar, mengembangkan, sehingga

 

Review Vietnam berusaha untuk menjadi negara besar diekspor perangkat lunak 3rd Dunia

 

 

China, India dan Vietnam maksudnya, kemudian bagaimana dengan Indonesia ?

Nah yang ini yang saya baca dari bahasa Hindi :

Diumumkan pada 19 Oktober, 2008 oleh alok
Peringatan Hukum – Ini bukan sindiran
Ini sering terjadi. Ketika ekonomi India tampak membanjiri positif
dari laporan, tampaknya bahwa India adalah terbesar di dunia dan
paling penting sekarang memiliki negara. Dan bila negatif analisis
masalah datang, maka saya berpikir bahwa Indonesia adalah tenggelam
ke dalam resesi.
A belum ada kelebihan, yang menunjuk ke pusat posisi.
India berkembang, tetapi mereka tidak negara telah meningkat.
Indonesia akan maju, namun ia belum mencapai depan.

Kedua berita tersebut dari Vietnam dan India, nah sementara kita itu benar-benar santai bleh :-)

 

Sengaja terjemahan google nggak saya utak-atik.

 

 

Internet Menggabungkan Dunia

 

Jika diperhatikan pada tool bar Internet Explorer saya, saya menggunakan yahoo tool bar.  Kemudian disini terdapat beberapa Buttons yang saya anggap penting dan sering saya buka. Salah satu diantaranya adalah Kamus Umum . Yang ternyata dengan Kamus Umum ini saya bisa membaca segala macam web berbahasa yang tidak saya kenal misalkan blog berbahasa  Hindi.

Meskipun belum sempurna namun saya bisa menangkap nuansa-nuansa apa kiranya yang menjadi fokus masing-masing anak dunia ini. Memang terlihat sekali perbedaan fokus dari masing-masing daerah, suku dan bangsa.

Caranya mudah, klik aja tulisan kamus umum di halaman ini. Kemudian pada tabs lain cari blog berbahasa apapun. Copy dan Paste alamat blog tersebut pada Translate a Web Page. Jika anda tidak tahu itu bahasa apa pilih saja Detect Language dan terjemahkan ke bahasa Indonesia.

Jika kita ingin mengomentari dalam bahasa Hindi misalkan, ya ketik saja dalam bahasa Indonesia pada bagian Translate Text, kemudian terjemahkan ke bahasa Hindi. Terus di copy dan paste kirim.

Dunia jadi benar-benar terkoneksi dengan internet :-)

Demikian juga jika kita ingin baca CNN versi bahasa Indonesia, Klik saja tulisan CNN tersebut atau masukkan saja pada Translate a Web Page. Atau membaca kompas dalam bahasa arab klik saja KOMPAS , Atau baca Playboy versi bahasa Indonesia, yang ini silahkan bikin sendiri klik aja kamus umum diatas terus masukkan alamat yang mau di Indonesiakan :-)

 

“Angan-angan Koe” Dalam Berbagai Bahasa

 

Mungkin masih sedikit ada masalah, namun “google penterjemah” coba saya sisipkan pada bagian kanan atas blog ini yang saya gabungkan dengan mesin pencari google. Dengan cara memilih berbagai bahasa yang tersedia secara otomatis blog ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa yang anda kehendaki :-) Silahkan mencoba.

Perhaps there is still a few problems, but “google translator” I try to paste in the upper right corner of this blog that I combine with the search engine Google. By choosing a different language automatically available this blog will be translated into the language that you want :-) Please try.
ربما لا تزال هناك بعض المشاكل ، لكن “مترجم جوجل” في محاولة للصق في الزاوية اليمنى العليا من هذا بلوق لي أن تجمع مع محرك البحث Google. وباختيار لغة مختلفة تلقائيا المتاحة هذا بلوق سوف تترجم إلى اللغة التي تريد :-) الرجاء المحاولة.
Возможно, есть еще несколько проблем, но “Google Переводчик” Я стараюсь, чтобы вставить в правом верхнем углу этого блога, что я в сочетании с поисковой системой Google. В выборе другого языка автоматически доступны этот блог будут переведены на язык, который вы хотите :-) Попробуйте.
おそらく、まだいくつかの問題があり、私はこのブログの右上隅には、私は、検索エンジンのGoogleとの組み合わせペーストして” Googleの翻訳者”です。別の言語を選択することによって、自動的にこのブログの言語に翻訳されるトライしてみてください:-)ご利用いただけます。

Mengoperasikan Holux M241

Mengoperasikan Holux M241

Berikut saya ingin berbagi untuk mengoperasikan Holux M-241 yang ternyata cukup dahsyat dan semuanya gratisan kecuali beli alat tersebut yang harganya sekitar 800.000 rupiah.

Holux M241 yang panjangnya hanya sedikit lebih panjang dari AA NiMH Battery selain berfungsi sebagai Wireless GPS Logger juga memiliki Bluetooth sehingga data bisa ditransfer ke komputer melalui fasilitas ini, meski bisa juga melalui kabel USB. Sebenarnya setelah terkoneksi dengan satelit, alat ini dimasukkan dalam saku celana sambil mengemudi juga akan tetap aktif menyimpan data perjalanan kita.

Ada tiga tombol yang satu berada didasar untuk on/off dan dua lagi merupakan tombol Menu dan Enter. Menu merupakan pilihan tampilan di layar kecil berisi informasi

  1. Terkoneksi atau belum
  2. Jam, menit dan detik
  3. LA dan LO (Latitude & Longtitude)
  4. Kecepatan
  5. Jarak Yang ditempuh
  6. Setting (pilihan km, mile, jam etc)

Tombol Enter berfungsi sebagai eksekusi dimulainya perhitungan atau eksekusi penghentian penghitungan disuatu titik yang kita inginkan.

Setelah ini kita aktifkan maka dengan sendirinya kita akan dapat dua file ketika kita buka dengan software yang diberikan di komputer kita

  1. Holux_M-241_Start_20081012-103613_Finish_20081012-121728.trl
  2. Holux_M-241_Start_20081012-121730_Finish_20081012-124432 ini kml yang bisa lansung dibuka di Goggle earth

Biasanya data masih ingin kita otak-atik lagi supaya tampilan lebih sesuai yang kita inginkan untuk itu data perlu kita ubah dulu ext nya menjadi Holux_M-241_Start_20081012-121730_Finish_20081012-124432.gpx dengan software yang juga diberikan oleh Holux m-241 tersebut.

Penamaan data tersebut memperlihatkan tanggal mulai sebagai contoh diatas tahun/bulan/tanggal 2008/10/12 dan jam/menit/detik  10:36:13.

Setelah kita punya yang bentuk gpx ini maka bisa digunakan http://www.gpsvisualizer.com/ dari sini tinggal di browse aja dan keluarkan dalam bentuk yang anda inginkan apakah itu google maps, google earth atau bentuk lainnya :-)

Atau bisa juga pilih salah satu (To set more options, use the detailed input pages: ) Disini diberikan opsi yang lebih lengkap seperti memberi warna berdasarkan range kecepatan pada track dan lainnya seperti contoh berikut dimana warna magenta meperlihatkan kecepatan diatas 109 yang merupakan sparasi warna dari Ungu :

 

 

   

From Umum

kalau peletakan gambar Panomario ini benar maka disini terlihat kecepatan saya 143,9 km/jam :-)  

Atau seperti biasa buka dan bikin trip setelah go dan terlihat peta buka link ke http://www.everytrail.com/

 

Next entries »