inicio mail me! sindicaci;ón

Angan-angan koe

untuk negeriku yang sangat kucinta

Archive for Juli, 2008

Korupsi dan Masalahnya

Korupsi adalah penyakit masyarakat. Penyakit masyarakat yang diakibatkan oleh kemiskinan pengetahuan, kemiskinan ketrampilan dan kemiskinan hati nurani. Kombinasi dari ketiga hal inilah yang membuat korupsi menjadi suatu jalan pintas untuk dapat menutupi ketidak berdayaan manusia terghadap sistim yang membelenggu. Padahal belenggu itu tercipta akibat tindakkan korupsi itu sendiri yang telah terjadi hampir disemua aspek kehidupan.

Memang korupsi mempunyai dampak lain yakni berputarnya roda perekonomian. Namun berputarnya perekonomian tanpa didukung oleh hasil suatu kerja yang bermutu akan mengakibatkan keinginan untuk mendapatkan barang dan jasa yang berkualitas yang semua itu hanya bisa diperoleh dari suatu sistem yang paling kecil korupsinya. Hal ini mengakibatkan ketidak setimbangan neraca perdagangan suatu sistem yang korup.

Dampak lain lagi adalah melompatnya kelas seseorang dari suatu kalangan rendahan menjadi kalangan elit karena kemampuannya menggalang dana dengan cara korup dan oleh kalangannya ‘dianggap’  sebagai penyelamat terhadap ketidak berdayaan menghadapi suatu sistem yang tidak menyediakan jalan yang benar untuk dapat menggalang dana dengan benar. Yang semua ini seharusnya dapat diperoleh dengan cara yang benar yakni dengan belajar dan bekerja yang hasilnya diakui masyarakat sebagai sustu konstribusi yang positif bagi masyarakat.

Hal yang paling parah dengan adanya jalan pintas yang bernama korupsi ini adalah menurunnya kualitas layanan hampir disemua aspek kehidupan akibat terjadinya korup disana sini padahal kesejahteraan sebenarnya diukur dari seberapa jauh kemampuan masyarakat suatu sistem yang benama negara untuk dapat saling bertukar barang dan jasa yang dihasilkan dan diperlukan dengan cara seadil-adilnya dan kurup jelas mencerminkan suatu tindakkan yang kurang adil karena tanpa kerja yang sebanding bisa mendapatkan hasil yang terkadang lebih besar dari yang bekerja.

Celakanya lagi, masyarakat sudah demikian geram terhadap kemiskinan yang terjadi sehingga tidak merelakan jika suatu pihak yang yang biasanya korup untuk mengatasinya dengan cara menaikkan gajinya agar terhindar dari korupsi yang kenyataanya justru korupsi masih saja terjadi.

Korupsi seharusnya diselesaikan dengan cara membuang jauh-jauh orang yang terindikasi korupsi serta memberikan imbalan yang lebih dari cukup untuk pihak-pihak yang terbukti mampu memberikan konstribusi positif bagi masyarakat di segala aspek kehidupan.

 

KORUPSI dan KEMISKINAN

Korupsi dan kemiskinan ibarat telur dengan ayam. Kemiskinan bisa mengakibatkan suatu bangsa menjadi korup dan korup sendiri bisa mengakibatkan pemiskinan. Di negeri yang sangat kaya ini manusianya bisa menjadi miskin, tentu ini adalah suatu fenomena yang aneh. Tidak mampu membuat jalan raya sendiri padahal bahan-bahan seperti aspal, pasir, lahan semua tersedia dan bukan cuma itu Sumber Daya Manusia nyapun tersedia. Korupsi dengan telak telah mengurangi seluruh daya upaya yang kita miliki untuk dapat memberikan layanan barang dan jasa yang terbaik bagi sesama kita.

Seringkali layanan barang dan jasa dengan berbagai dalih diberikan dengan berbagai upaya untuk mendapatkan ‘uang’ disamping pendapatan tetap yang diperoleh dari gaji. Dengan pola ini maka buruknya pelayanan sebenarnya adalah kemiskinan itu sendiri karena pada hakekatnya kesejahteraan adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengakses layanan barang dan jasa yang terbaik yang diperlukan oleh seseorang.

Ketika seseorang dengan ‘caranya’ sendiri mampu mengatasi kemiskinan akibat sistem penggajian yang minim maka uang yang diperoleh akan dibelanjakan pada produk yang dihasilkan dari luar sistem yang korup yakni barang import bahkan sekolah anak-anak serta properti di negara lain. Aliran uang keluar yang besar inilah yang mengakibatkan negara selalu defisit meskipun jumlah barang dan jasa yang di eksport mencapai dua kali dari barang dan jasa yang di import. Terlalu besar biaya uang yang harus ditanggung negeri ini akibat sistem yang korup. Orang lebih suka menyompan hartanya atau berbagai keperluannya dinegara yang sedikit korup maka aliran dana keluarpun juga bukan alang kepalang besarnya. Hal ini bisa ditandai bahwa hampir disetiap kasus korupsi selalu disertai dengan mata uang asing.

Tekanan terhadap rupiah inilah yang kemudian mengakibatkan nilai rupiahpun sepanjang Indonesia merdeka selalu mengalami devaluasi yang tadinya hanya 1 US $ =1.48 Rupiah hingga saat ini sekitar 9.200 rupiah per 1 US $.

 

Seberapa Realistiskah Komputer Kita ?

Seberapa realistiskah komputer yang sangat sering kita hadapi ini ? Banyak software dibuat semakin hari semakin canggih. Kapasitas hardisk pun bukan kepalang besarnya dibanding awal-awal munculnya personal komputer. Pada saat awal banyak pekerjaan tertunda atau perlu waktu berhari-hari untuk merlakukan iterasi perhitungan struktur yang saat ini bisa dilakukan sekejap saja.

Maka setelah hampir 25 tahun berhadapan komputer, saya ingin melihat seberapa jauh komputer ini bisa menyajikan data yang akurat dan juga mendekati kenyataan yang ada baik berupa game maupun berupa software buat kerja .

Foto ini saya buat ketika melakukan perjalanan ke Tarakan. Diatas pesawat Boeing 737-900 ER saya asyik membuat beberapa foto yang memang ingin saya bandingkan dengan Flight Simulator. Memang akan sulit jika membuat game yang sejernih foto diatas, namun suatu ketika hal ini juga nggak mustahil bisa dibuat.

Ini dalah hasil gambar B 737 900 ER dari FS ketika melakukan pendaratan di Balikpapan. Semua flap dan rem terbuka.
 
 

Dan yang ini foto yang saya ambil dari jendela pesawat. Sangat mirip bukan ?

Yang ini foto yang saya buat ketika naik pesawat B 737-200 ketika mengadakan pendaratan juga dilakukan pengereman dengan menutupi arah semburan jet agar pesawat berhenti bergerak.

Dan ini hasil dari FS juga untuk pesawat B737-200. Prosedur yang sama dilakukan.

Nah yang ini adalah bangunan yang belum ada yang saya buat dengan Revit. Nanti setelah dibangun bisa di cocokkan dengan bangunan aslinya :-)

Bangunan Sulit

Apa kira-kira bangunan perkantoran yang sangat sulit dilaksanakan ? Dari pengalaman puluhan tahun melaksanakan gedung-gedung tinggi ternyata yang paling sulit adalah membangun Bakrie Tower yang berlokasi di Epicentrum Rasuna Said.

Memang lantainya hanya typikal saja namun selain berbentuktidak segi empat juga setiap kenaikan satu lantai, lantai diputar 0,5 derajat pada as nya. Pemutaran dilakukan sampai lantai 17 kemudian diputar berlawanan arah lagi sampai lantai 31 dan seterunya berbalik lagi sampai lantai 49.

Memang dengan adanya berbagai software 3 D permainan masa bangunan menjadi mudah dilakukan, namun di dalam implementasinya tidak semudah menggambar di layar komputer. Selain putaran harus presisi kesulitan lainnya adalah pemasangan kulit luar atau aluminium dan kaca penutup gedung.

banyak bule angkat tangan untuk detail penyelesaian ini, namun ternyata anak bangsa yang hanya tamatan STM yang bekerja di PT. Indalek mampu memberikan solusi yang manis. Memang sampai hari ini belum tertutup semua, namun modulnya sudah memberikan gambaran penyelesaian yang menarik.

 

Inilah bangunan melintir yang sulit itu, dan menurut hemat saya bangunan ini memiliki tingkat kesulitan paling besar didunia meski tampak sederhana yang strukturnya di hitung PT. Wiratman, direncanakan HOK (Hongkong) dan detail oleh PT. Urbane, ME oleh PT. Elmest, Kontraktor PT. Hutama Karya dan MK oleh PT. Ciriajasa CM.

Foto-foto lain saya masukkan di http://rachmad.kuyasipil.net/?page_id=179:

 

Iwak Tempe ‘Nusa Sari’

Siapa yang nggak tertarik begitu lepas dari tol Jagorawi menuju Sukabumi, dikanan kiri banyak rumah makan Sunda dengan sajian makanan yang aduhai. Memang masakan di sajikan ala makanan padang hanya saja jenis makanannya masakan sunda.

Salah satu tempat favorit saya adalah rumah makan Nusa Sari. Terkadang kalau mau ke Citarik atau mau ke Halimun saya sempatkan dulu mampir di sini.

Suatu hari saya ajak saudara saya dari daerah untuk makan di tempat ini. Ditemani nasi hangat dan juga beberapa lauk yang minta di hangatkan, begitu lahapnya ia makan sampai lupa apa saja yang telah disantap.  Ke khasan rumah makan ini memang kita dibiarkan saja menyantap apa yang kita inginkan, perhitungan baru dilakukan saat kita selesai makan.


 

Semacam introgasilah. Maka satu persatu ditanya tadi makan apa, mulai dari saya dan saya sebutkan :’nasi, terong 2 buah, tempe 2 buah, gepuk satu dan teh botol’ demikian selanjutnya sampai giliran saudara saya yang tergagap gagap. ‘Saya makan ikan tempe, ikan ayam ……. ‘ ke heula bu, tadi teh makan ikan berapa ? potong pelayan.  Ndak saya ndak makan ikan kok … cuma ikan tempe, ikan ayam …….. weleh, weleh…

Perlukah 34 Partai ?

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan verifikasi faktual bahwa 34 partai lolos untuk dapat ikut meramaikan pesta demoktrasi. Bangsa ini memang sering menyebut Pemilihan Umum sebagai suatu ‘pesta’ belaka. Jelas bahwa dalam suatu pesta yang lebih mengemuka adalah kemeriahannya di banding dengan hakekat dari proses pemilu itu sendiri.

Banyaknya partai ini dengan ideologi yang sama yakni ‘Pancasila’ dan ini tidak mencerminkan suatu arah perjuangan yang jelas, karena semua berjuang dengan panji yang sama yakni Pancasila. Jika demikian maka apa sebenarnya makna dari hadirnya 34 partai yang lolos verifikasi faktual KPU ?

Jelas bahwa hadirnya begitu banyak partai sebenarnya masyarakat lebih diarahkan untuk memilih suatu “Figur” Kepemimpinan dibandingkan arah perjuangan partai. Figur inilah yang menjadi ‘penting’ bagai partai untuk dihadirkan dalam prosesi pemilihan umum. Maka tak heran jika  Putra-Putri mantan Pejabat, Artis, Selebritis, Pejabat dan figur-figur yang dikenal masyarakat akan hadir dalam prosesi pemilihan umum ketimbang hadirnya para politikus yang berkarakter kuat.

Masyarakat tidak diberikan pilihan agar bangsa ini dikelola lebih liberal, lebih sosial atau lebih kapitalis atau pilihan lainnya yang sebenarnya jumlah pilihan tidak sebanyak jumlah partai yang diumumkan KPU.

Berangkat dari sini, maka sebuah partai dengan mudah memecahkan diri menjadi partai dengan imbuhan ‘perjuangan’ dan makna perjuangan ini sebenarnya berjuang terhadap para pemimpin dan pendiri partai yang sebelumnya. Maka juga tak heran jika seseorang dengan mudah berganti baju dari suatu partai ke partai lainnya hanya dengan melihat peluang yang tersedia di suatu partai misalnya  Partai A tidak mengandalkan nomer urut dalam menentuikan hasil pemilihan umum atau suatu partai terlihat miskin figur yang dikenal masyarakat.

Pun demikian kita harus maklum bahwa semua ini sekedar ‘PESTA DEMOKRASI’

Balikpapan

Tanggal 24 Januari 1859 minyak bumi pertama kali dipompa, pada tahun 1876 mesin bakar pertama kali diperkenalkan, namun pada tahun 1896 Belanda sudah mulai mengeksplorasi minyak di Tarakan.  Dan jika kita perhatikan tahun berdirinya kota Balikpapan adalah setahun kemudian yakni pada tahun 1897 atau tepatnya :

Hari jadi kota Balikpapan ditentukan pada tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan Seminar Sejarah Kota Balikpapan pada tanggal 1 Desember 1984. Tanggal 10 Februari 1897 ini adalah tanggal Pemboran pertama minyak di Balikpapan yang dilakukan oleh perusahaan Mathilda sebagai realisasi dari pasal-pasal kerjasama antara J.H. Menten dengan Mr. Adams dari Firma Samuel dan Co.

Kota Balikpapan terus tumbuh dan berkembang sebagai kota minyak. Pertumbuhan kota Balikpapan sendiri jauh lebih pesat dibanding dengan ibu kota propinsinya yakni Samarinda.  Bandara Internasional di propinsi Kaltim justru terdapat dikota Balikpapan dan Tarakan sementara di samarinda hanya mampu didarati pesawat kecil saja.

Dengan adanya desentralisasi, sebagai propinsi terkaya di Indonesia dengan hasil minyak dan gas nya, pembangunan di kota Balikpapan juga melaju dengan pesat. Sayangnya investasi trilyunan rupiah didaerah ini saya merasa ada yang kurang yakni adanya suatu Tata Ruang yang lebih terencana serta mengantisipasi jauh kedepan kemungkinan-kemungkinan terjadi kesulitan dikemudian hari yang seharusnya sudah diantisipasi sejak sekarang.

Banyak bangunan raksasa yang dibangun disepanjang bibir pantai dibelakang ruko-ruko yang sulit dibebaskan.

 

dari foto satelit diatas, pada daerah terbuka dibibir pantai ini sebenarnya sedang dibangun bangunan yang cukup besar untuk skala kota Balikpapan. Pasar baru Squre, Sudirman Park dan Juga Balipapan Center.

 

 

Andai saja pembangunan properti ini bisa lebih ditata, memanfaatkan skala manusia sehingga merupakan city walk yang manusiawi, memanfaatkan bangunan tinggi untuk menghalangi panasnya cahaya matahari baik di pagi maupun sore hari, memberikan ruang publik untuk dapat mengakses dan menikmati pantai, niscaya Balikpapan dapat menjadi icon Indonesia Bagian Tengah dan juga menjadi daerah tujuan wisata belanja yang cukup menarik.

Klik Album Balikpapan

Tarakan

Tarakan

Tarakan menurut cerita rakyat berasal dari bahasa tidung “Tarak” (bertemu) dan “Ngakan” (makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain. Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai Kayan, Sesayap dan Malinau. (Hari Jadi & Sejarah)

Tarakan sebenarnya sebuah delta dari pertemuan beberapa sungai besar seperti sungai Kayan, Sesayap dan Malinau. Oleh karenanya pantai dipulau ini juga berpasir campur lumpur dan airnya juga tidak biru karena banyaknya endapan. Pun demikian Pulau ini tetap menarik untuk dikunjungi.

Pada tahun 1896, perusahaan minyak Belanda (Bataavishe Petroleum Maatchapij) menemukan adanya minyak dipulau ini. Oleh karenanya mobilisasi pekerja dari pulau jawa juga terjadi ke Pulau ini.  Dan pada saat ini makanan seperti Rawon dan Soto  Lamongan juga banyak dijumpai di Kota ini.

Yang menarik dari pulau seluas 250 km2 ini dengan penduduk sekitar 175.000 jiwa selain tersedia air bersih yang lumayan baik juga listrik yang jarang bermasalah. Kotanya boleh dibilang sangat bersih. Jam 12 malam saya masih menjumpai para penyapu jalanan dari petugas kebersihan dan jalan masih ramai penduduk lalu lalang.  Selain itu juga terdapat Tempat Pembuangan Sampah yang cukup Modern dilengkapi dengan Truck Sampah built up yang juga modern.

Pemerintah Kota kelihatannya juga mengutamakan pendidikan bagi masyarakatnya, dan di Pulau ini juga ada Universitas Borneo dengan bangunan modern yang cukup besar dengan mahasiswanya sekitar 6.000 orang.

Yang juga menarik di kota Tarakan terdapat Taman Kota yang diberi nama Taman Oval karena bentuknya yang Oval. Taman ini disediakan fasilitas internet gratis berupa Wi-Fi (Hot Spot).  Maka pada sore hingga malam hari banyak masyarakat tua muda yang memanfaatkan akses internet di taman ini.

 

 

Selain Taman Oval yang juga tak kalah menarik di kota ini terdapat kawasan Hutan Mangorove dan Bekantan yang sangat asri dan terawat dengan baik. Dikawasan Hutan yang dilindungi ini terdapat berbagai tanaman seperti Bakau, Api-api, Bakau Mutut, Bakau Panggang, Bius, Inggili, Kayu Merah, Prapat dan Nipah. Selain itu di kawasan ini juga terdapat kepiting warna-wani ada yang biru, kuning, orange, putih dan merah. Mereka menyebutnya sebagai kepiting hias.

 

 

Yang tak kalah menarik adalah kehidupan Bekantan dihutan ini. Saya mendapat banyak penjelasan dari Pak Budi petugas Taman ini yang menemani sambil bercerita banyak hal di kawasan Hutan ini. Umumnya turis Bule betah seharian di tempat ini.

Bekantan memiliki kehidupan yang mirip manusia dan sedikit pemalu. Namun pada saat melahirkan anak yang umumnya hanya seekor, seluruh anggota suatu kelompok bekantan menjaga dengan siaga disekitar induk yang melahirkan. Dengan adanya jembatan ini, umumnya mereka melahirkan di atas jembatan. Seluruh jalan di blokade dengan bringas. Setelah usai prosesi itu mereka kembali tenang. Musuh utama adalah elang, karena kalau saja mereka lengah menjaga anaknya maka ada kemungkinan anak tersebut disambar Elang. Dan mereka akan gaduh seharian meratapi anak yang hilang dari kelompoknya.

Suatu hari ada Elang yang tertangkap oleh Bekantan Dewasa, maka tak ampun kedua sayapnya dipatahkan oleh Bekantan. Mereka sangat dendam pada Elang.

Pada awalnya hanya ada satu kelompok bekantan yakni kelompok Joni yang bermukim disini. Namun seiring dengan tumbuhnya anak-anak maka muncul perlawanan terhadap Joni berupa perkelahian dan Joni kalah maka ada kelompok baru bernama kelompok Franki. Hanya ada beberapa anggota saja yang masih setia pada kelompok Joni lainnya ikut si Franki.

 Lihat : Album Tarakan, Kaltim

Bulyan Royan dan Dolar

Bulyan Royan dan Dolar

Bulyan Royan saat dibekuk membawa banyak duit kontan. Jumlah uang yang disita dari eks anggota Komisi V DPR ini bila dirupiahkan mencapai ratusan juta. “Total uang yang disita US$ 66 ribu dan 5.500 euro,” kata sumber detikcom di KPK, Selasa (1/7/2008). Jumlah uang ini merupakan revisi dari jumlah uang sebelumnya, US$ 60 ribu dan 8.000 euro.

Negara ini memang dikelola oleh orang-orang konyol. Coba saja kita masuk Amerika bawa uang kontan dalam jumlah besar yang nggak usah rupiah tapi dolar pasti di klarifikasi untuk apa bawa cash sebesar itu.

Di Indonesia orang bebas saja bawa mata uang asing dalam jumlah besar dan wakil rakyat lagi.

Apakah memang sudah hilang kesadaran kita bahwa jika kita berame-rame tukarkan rupiah kita ke mata uang asing otomatis nilai rupiah akan melemah. Padahal peristiwa tahun 1987 juga belum lama berlalu dan rupiah bisa melambung tak terkendali… seluruh anak bangsa jadi korban.

Catatan :

 Bulyan Royan

H. Bulyan Royan, Kubu Rohil, 01 Januari 1958. Bulyan Royan adalah anggota DPR RI 2004-2009 Komisi V dan Badan Kerja Sama Antar Parlemen, dari Partai Bintang Reformasi. Salah satu Ketua Partai Bintang Reformasi, melalui DPR ingin Memperjuangkan kebenaran dalam segala aspek.
 
 



Surat buat wakil rakyat – IWAN FALS